UAS EKONOMI MANAJERIAL MANAJEMEN B
Nama : Kharis Mandha
Nim : 01221024
Prodi : Manajemen B
UAS EKONOMI MANAJERIAL
1. Perusaan penghasil makanan ringan yang menjual hasil produknya di Denpasar perusahaan tsb, menghadapi fungsi sbb :
Q1 = 120 - 10P1
Q2 = 120 - 10P2
Dimana fungsi TC = 90 + 2(Q1+ Q2) ditanya
a. Berapa jumlah Q yang dijual di masing - masing pasar
b. Pada harga berapa agar keuntungan dan pendapatan maksimal jika menetapkandiskriminasi
harga tingkat 3.
c. Berapakah TR dan berapa keuntungannya.
d. Jika tidak menetapkan diskriminasi harga, berapa beda pendapatan dan keuntungannya
Jawab :
Q1 = 120 - 10P1 => P1= 12 - 0,1 Q1 TC = 90 + 2(Q1+ Q2)
Q2 = 120 - 20P2 => P2= 6 - 0,05 Q2 Π =TR1 + TR2 - TC
=(12 Q1 - 0,1Q2) + (6 Q2 - 0,05Q2) - (90 + 2(Q1+ Q2))
TR = P.Q => TR1 = P1. Q1 =12 Q1 - 0,1Q2 + 6 Q2 - 0,05Q2 - 90 - 2Q1 - 2Q2
= (12 - 0,1 Q1)( Q1)
=12 Q1 - 0,1Q2
=> TR2 = P1. Q1
= (6 - 0,05 Q2)( Q2)
= 6 Q2 - 0,05Q2
dΠ/dQ1 = 12 - 0,2Q1 - 2 =0 dΠ/dQ2 = 6 - 0,1Q2 - 2 =0
0,2Q1 = 12 – 2 0,1Q2 =6 -2
Q1 =10/0,2 Q1 =4/0,1
=50 =40
d2Π1/dQ1 = - 0,2 < 0, max
d2Π2/dQ2 = - 0,1 < 0, max
Perusahaan menjual pada Q1= 50 dan Q2= 40
P1 =12 - 0,1 Q1=> Q1= 50 P2 =6 - 0,05 Q2=> Q1= 40
=12 - 0,1(50) = 6 - 0,05(40)
= 12 – 5 = 6 -2
= 7 = 4
Π =12 Q1 - 0,1Q12 + 6 Q2 - 0,05Q22 - 90 - 2Q1 - 2Q2
=12(50) - 0,1(50)2+ 6(40) - 0,05(40)2 - 90 - 2(50) - 2(40)
=240
Perusahaan menjual pada harga pasar 1 P1 = 7 dan P2 = 4
Keuntungan : 240
Jika tidak terjadi diskriminasi harga :
Q = Q1+ Q2 TR = P*Q
Q = 120 -10P + 120 – 120p = (8 – 0,0333Q)(Q)
Q = 240 – 30P = 8Q – 0,0333Q2
P = 8 – 0,0333Q
Π = TR - TC dΠ/dQ = 8 - 0,0666Q - 2
= 8Q - 0,0333Q2 - (90 + 2Q) 0,0667Q = 6
= 8Q - 0,0333Q2 - 90 - 2Q Q = 6/0,0667
= 89,96 = 90
d2Π/dQ = - 0,0667<0 => max
Qmax pada saat Q = 90
P = 8 - 0,0333Q = 8Q - 0,0333Q2 - 90 - 2Q
=8 - 0,0333(90) =8(90) - 0,0333(90) 2 - 90 - 2(90)
=5 =720 - 269,73 - 90 - 180
= 180
2. Jika fungsi TC menjadi TC = 20 + 4(Q1+ Q2), hitunglah a sd d pada soal nomor 1
Q1 = 120 - 10P1 => P1= 12 - 0,1 Q1
Q2 = 120 - 20P2 => P2= 6 - 0,05 Q2
TR = P.Q => TR1 = P1. Q1 => TR2 = P1. Q1
= (12 - 0,1 Q1)( Q1) = (6 - 0,05 Q2)( Q2)
=12 Q1 - 0,1Q2 = 6 Q2 - 0,05Q2
TC = 90 + 4(Q1+ Q2)
Π =TR1 + TR2 – TC
= (12 Q1 - 0,1Q2) + (6 Q2 - 0,05Q2) - (90 + 4(Q1+ Q2))
= 12 Q1 - 0,1Q2 + 6 Q2 - 0,05Q2 - 90 - 4Q1 - 4Q2
dΠ/dQ1 = 12 - 0,2Q1 - 4 =0 dΠ/dQ2 = 6 - 0,1Q2 - 4 =0
0,2Q1 = 12 – 4 0,1Q2 =6 - 4
Q1 =8/0,2 Q1 =2/0,1
=40 =20
d2Π1/dQ1 = - 0,2 < 0, max
d2Π2/dQ2 = - 0,1 < 0, max
Perusahaan menjual pada Q1= 40 dan Q2= 20
P1 =12 - 0,1 Q1=> Q1= 40 P2 =6 - 0,05 Q2=> Q2= 20
=12 - 0,1(40) =6 - 0,05(20)
=12 - 4 =6 - 1
=8 =5
Π =12 Q1 - 0,1Q12 + 6 Q2 - 0,05Q22 - 90 - 2Q1 - 2Q2
=12(40) - 0,1(40)2+ 6(20) - 0,05(20)2 - 90 - 2(40) - 2(20)
=210
Perusahaan menjual pada harga pasar 1 P1 = 8 dan P2 = 5
Keuntungan : 210
Jika tidak terjadi diskriminasi harga :
Q = Q1+ Q2 TR =P*Q
Q = 120 - 10P + 120 - 120P =(8 - 0,333Q)(Q)
Q = 240 - 30P =8Q - 0,0333Q2
P = 8 - 0,0333Q
Π =TR - TC dΠ/dQ =8 - 0,0666Q - 4
=8Q - 0,0333Q2 - (90 + 4Q) 0,0667Q =4
=8Q - 0,0333Q2 - 90 - 4Q Q =4/0,0667
=59,98 = 60
d2Π/dQ = - 0,0667<0 => max
Qmax pada saat Q = 60
P =8 - 0,0333Q Π =8Q - 0,0333Q2 - 90 - 4Q
=8 - 0,0333(60) =8(60) - 0,0333(60) 2 - 90 - 4(60)
=6 =480 - 119,88 - 90 - 240
= 30
3. a. Hitunglah Standar Deviasi dari kedua proyek tsb.
b. Proyek mana yang akan diambil
|
PROYEK A |
PROYEK B |
||
|
Probabilitas |
Arus Kas |
Probabilitas |
Arus Kas |
|
0,30 |
4.000 |
0,30 |
3.000 |
|
0,40 |
5.000 |
0,40 |
5.000 |
|
0,30 |
6.000 |
0,30 |
7.000 |
|
PROYEK A |
||||||
|
xᵢ |
fᵢ |
fᵢ . Xᵢ |
x̄ |
xᵢ - x̄ |
( xᵢ - x̄ )² |
fᵢ( xᵢ - x̄ )² |
|
4.000 |
0,30 |
1.200 |
5.000 |
-1.000 |
1.000.000 |
300.000 |
|
5.000 |
0,40 |
2.000 |
5.000 |
0 |
0 |
0 |
|
6.000 |
0,30 |
1.800 |
5.000 |
1.000 |
1.000.000 |
300.000 |
|
Total |
1,00 |
5.000 |
|
|
|
600.000 |
Standar Deviasi = √600.000 / 1
= √600.000 = 774,6
|
PROYEK B |
||||||
|
xᵢ |
fᵢ |
fᵢ . Xᵢ |
x̄ |
xᵢ - x̄ |
( xᵢ - x̄ )² |
fᵢ( xᵢ - x̄ )² |
|
3.000 |
0,30 |
900 |
5.000 |
-2.000 |
4.000.000 |
1.200.000 |
|
5.000 |
0,40 |
2.000 |
5.000 |
0 |
0 |
0 |
|
7.000 |
0,30 |
2.100 |
5.000 |
2.000 |
4.000.000 |
1.200.000 |
|
Total |
1,00 |
5.000 |
|
|
|
2.400.000 |
Standar Deviasi = √2.400.000 / 1
= √2.400.000 = 1549,2
Dari kedua proyek tersebut maka proyek B lebih berisiko dibandingkan proyek A, maka dipilih proyek A
4. Sebuah perusahaan sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi dengan biaya Rp. 1.000.000. Selama investasi diperkirakan tingkat pengembalian adalah 700.000 selama 4 tahun. Jika tingkat diskon yang disesuaikan sebesar 15%
a. Apa yang harus diputuskan oleh perusahaan tersebut (hitung NPV)
b. Jika perusahaan menganggap nilai yang sepadan adalah Rp. 500.000 untuk tingkat
pengembalian yang berisiko Rp. 100.000. Berapakah nilai bersih dari proyek tersebut
NPV =t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co
=700.000/(1+0,15)4 - 1.000.000
=700.000 (2,8550) - 1.000.000
=1.998.500 - 1.000.000
=998.500
b. jika nilai yang sepadan adalah 500.000
α =500.000/700.000
=0,7
NPV =t=1Σ4αRt/(1+k)t - Co
=(0,7)700.000/(1+0,15)4 - 1.000.000
=490.000 (2,8550) - 1.000.000
=1.398.950 - 1.000.000
=398.950
5. Hitunglah IRR dari soal no.3
Jawab :
NPV coba - coba dengan diskon rate 28%
NPV =t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co
=700.000/(1+0,28)4 - 1.000.000
=700.000 (2,2410) - 1.000.000
=1.5688.700 - 1.000.000
=568.700
r =P1 - C1 (P2 - P1 / C2 - C1)=> P=Diskon rate c=NPV
=15 - 998.500 (13/ - 429.800)
=15 - 998.500 ( - 0,000030)
=15 + 30,20
=45,20%
6. Fungsi permintaan
Q = 100 - P
TC = 70 + 2Q
Hitung
a. Q Max
b. TR Max
c. Π max.
d. Q jika Π = 85
= 100 - P => P = 100 - Q
a. Q max b. TR max
TR = P.Q => TR = P. Q TR =100Q - Q2
= (100 - Q)( Q) =100(50) - (50) 2
= 100Q – Q2 =5.000 - 2.500
=2.500
TR max pada saat TR = 0
TR = 100Q - Q2
dTR/dQ =100 - 2Q = 0
2Q =100
Q =100/2
Q max =50
Q max adalah 50
c. Π max
dΠ/dQ =100Q - Q2 - 70 - 2Q
=98Q - Q2 - 70
=98 - 2Q = 0
2Q = 98
Q = 49
Π max =TR - TC
=100Q - Q2 - (70 + 2Q)
=100Q - Q2 - 70 - 2Q
=100(49) - (49) 2 - 70 - 2(49)
=4.900 - 2.401 - 70 - 98
=2.331
d. Q jika Π = 85
Π = 85 = 100Q – Q2 – 70 – 2Q
=98Q – Q2 – 70 – 85
= 98 – 2Q – 5
2Q = 93
Q = 46,5
7. Perusahaan yang beroperasi dalam pasar persaingan sempurna sering disebut sebagai penerima harga (price taker) harga produk ditetapkan oleh kekuatan pasar berdasarkan konsep keseimbangan pasar Perusahaan yang beroperasi dalam pasar persaingan monopolistic, oligopoli, dan monopoli, sering disebut sebagai penentu harga (price maker) à harga produk ditentukan sepenuhnya perusahaan tersebut, sesuai dengan tujuan perusahaan yang ingin dicapai
Penetapan harga untuk penetrasi pasar, biasanya ditetapkanlah harga yang lebih rendah dari harga normal, yang sering disebut harga promosi. Beberapa kondisi yang harus dipenuhi untuk menerapkan praktik harga promosi: Permintaan tergolong elastis Jika tercapai kondisi economies of scale, atau terjadi kurva kepuasan yang semakin menurun Jika memang ingin ‘menghambat’ perusahaan lain untuk masuk ke dalam pasar yang sedang kita garap Jika ingin meraih pangsa pasar secepat mungkin, atas dasar psikologis maupun atas dasar kompetitif Jika sedang ingin masuk ke pasar baru, dengan pendekatan penekanan bahwa produk kita memang murah
Komentar
Posting Komentar